Hepatitis

Penyakit hepatitis atau yang lebih dikenal dengan penyakit kuning sebenarnya merupakan peradaban dari penyakit yang diakibatkan dari peradangan organ hati (liver) yang disebabkan oleh banyak faktor. Faktor penyebab dari penyakit hepatitis ini adalah adanya infeksi virus yang dari tiap tipe hepatitis, gangguan metabolisme, konsumsi alkohol, penyakit autoimun, komplikasi dengan penyakit lainnya, efek samping yang timbulkan dari reaksi obat-obatan kimia maupun medis.

Mengapa penyakit hepatitis disebut dengan penyakit kuning, hal ini disebabkan adanya gejala yang timbul pada perubahan warna kulit tubuh menjadi kuning, kuku dan bagian putih bola mata. Peradangan pada sel-sel organ hati sehingga dapat mengakibatkan kerusakan fungsi hati dan terjadi kegagalan keoptimalan kerja dari fungsi hati (liver) yang dapat berakibat pada kematian.

Hepatitis yang merupakan penyebab awal dari timbulnya penyakit gangguan fungsi hati (liver). Pengobatan penyakit hati (liver) dapat dilakukan pembedahan dengan jalan mencangkok/transplantasi organ hati (liver) untuk mengganti organ hati yang rusak atau tidak berfungsi. Namun mengingat biaya yang dibutuhkan cukup mahal dan tingkat keberhasilan dari cangkok hati ini belum dipastikan secara pasti dan keberhasilan pencangkokan hati sangat kecil persentasenya.

Gambar : Virus dari tipe atau jenis hepatitis dari hepatitis A, B, dan C yang merupakan virus penyebab kerusakan fungsi organ hati.

Penyakit hepatitis telah menjadi masalah penyakit yang cukup serius. Diperkirakan ada sebanyak 400 juta jiwa di dunia yang teridentifikasi penyakit hepatitis B kronis total dari seluruh penduduk negara di belahan dunia. Setiap tahunnya diperkirakan ada 1 juta orang meninggal karena penyakit hepatitis yang disebabkan karena virus hepatitis B (VHB) dan sebanyak 170 juta jiwa di seluruh negara di dunia menderita penyakit hepatitis C.

Di Indonesia sendiri kasus penyakit hepatitis ini mencapai 11 juta jiwa dari total keseluruhan penduduk Indonesia yang kebanyakan adalah mereka para penderita hepatitis B. Di Indonesia penyakit hepatitis ini banyak melanda warga miskin dengan latar belakang pendidikan, ekonomi yang rendah serta keadaan lingkungan dan tempat tinggal yang masih jauh dari kata bersih, sistem sanitasi yang kurang baik, pola makan yang tidak teratur, masalah gizi keluarga yang tidak terpenuhi dengan baik dan seimbang, penyakit menular yang semakin mengintai dan banyak faktor lainnya yang dapat memungkinkan adanya penyebab dari timbul keberagaman penyakit menular dan berbahaya, seperti salah satu contoh adalah Penyakit Hepatitis.

Gambar: Penyebaran virus hepatitis pada tubuh manusia

Dari sekian banyaknya jumlah penduduk di Indonesia khususnya Jakarta yang merupakan Ibukota negara yang selalu dipadati dengan berbagai macam aktivitas, hiruk pikuk jakarta, tingkat polusi yang semakin meningkat tajam, dan tata kota yang semakin semrawut memunculkan stigma bahwa 1 dari 20 orang di Jakarta terjangkit hepatitis B dan C yang merupakan salah satu jenis hepatitis yang dapat menyebabkan kematian setelah kanker.

Di Indonesia diperkirakan kasus dari penderita yang mengidap penyakit hepatitis C ini mencapai 0,5 – 4 % dari total keseluruhan penduduk di Indonesia atau setara dengan 1,1-8,8 juta jiwa dari total penduduk yang diperkirakan berjumlah kurang lebih 220 juta jiwa. Jumlah tersebut akan semakin meningkat apabila upaya dari pencegahan tidak dilakukan sedini mungkin melalui penyuluhan maupun pemeriksaan yang lebih lanjut dan bagi masyarakat awam yang tidak mengetahui secara pasti apa itu hepatitis dan bagaimana gejala yang ditimbulkan. Pembawa virus hepatitis B dan C ini juga memungkinkan potensi penyebaran semakin luas.


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Hepatitis and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>