Obat Untuk Penderita Hepatitis

Berhati-hatilah bila tubuh tiba-tiba demam, lemas, dan bagian putih mata berubah menjadi kekuningan. Itulah gejala yang lazim dialami penderita hepatitis. Untuk memastikannya, pasien dianjurkan memeriksakan darah untuk mengetahui kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT). serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT), dan bilirubin. Ambang normal ketiga paramter itu berturut-turut adalah 14-50 UL, 21-72 UL, dam 0,2-1,3 mg/dl. Bila kadar ketiganya naik, menandakan kerusakan hati. Dan hal ini diperlukan dookter untuk memberikan obat untuk penderita hepatitis.

Pasien hepatitis atau radang hati biasanya mengalami perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan. Warna kuning masyarakat menyebut hepatitis sebagai pbat kuning. Warna kuning akibat pengendapan pigmen bilirubin dari cairan empedu, Bilirubin merupakan pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin (Hb) di hati. Urine penderita pun kuning atau kecoklatan mirip air teh. Dokter biasanya memberikan obat untuk penderita hepatitis adalah obat telan Lamivudine dari kelompok nukleosida analog yang dikenal dengan nama 3TC. Obat itu dapat meningkatkan enzime hati (ALT). Karena itu selama pengobatan pasien harus rutin berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari efek buruk mengonsumsi obat.

Hepatitis-Virus-Liver

Obat untuk penderita hepatitis lainnya adalah adefovir dipivoxil (depsera) yang diberikan secara oral. Namun, pemberian dengan dosis tinggi akan berpengaruh buruk terhadap fungsi ginjal. Sedangkan Baraclude (Entecavir) diberikan pada penderita Hepatitis B kronik. Obat itu berefek samping sakit kepala, pusing, letih, mual, dan terjadi peningkatan enzim hati.

Selain obat telan, pasien juga diberi obat suntik. Obat yang lazim diberikan adalah suntikan Microsphere yang mengandung partikel radioaktif pemancar sinar beta.Salah satu gelombang elektromagnetik itu akan menghancurkan sel kanker hati tanpa merusak jaringan sehat disekitarnya.

Obat injeksi lain yang lazim diberikan adalah alfa interferon yang diberikan 3 kali dalam seminggu selama 12-16 minggu atau lebih. Obat itu menyebabkan efek samping depresi, terutama pada penderita yang memiliki riwayat depresi. Efek lainnya otot terasa sakit, cepat letih, dan sedikit menimbulkan demam. Demam dapat dihilangkan dengan mengonsumsi paracetamol.


=====================================

>>> Obat Hepatitis Untuk Membantu Mengobati Hepatitis A, Hepatitis B, Hepatitis C dan Pencegahan Hepatitis dan juga Menyehatkan Fungsi Hati, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Hepatitis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>